Kamis, 07 Desember 2023

 

MENGENAL PUPUK ORGANIK CAIR (POC) GUANO

Penyusun : Nur Fadhilah Syahrawi, S.Hut

 

Pupuk organik kini sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Jenis pupuk organik sangat beragam, ada pupuk kompos, pupuk bokashi, pupuk organik cair, pupuk kandang, dan lain-lain. Kebanyakan masyarakat sering menggunakan pupuk kandang untuk tanamannya atau campuran pada tanahnya. Namun, tahukah Anda tentang pupuk guano?

Dilansir dari Wikipedia.org, di Indonesia pupuk guano banyak dipanen di daerah Sulawesi, Maluku, Kalimantan, Papua, sebagian Sumatra, Madura, dan Nusa Tenggara, dengan pengolahan lebih banyak di daerah Jawa Timur. Namun, banyak juga yang mulai merambah pupuk guano dari kotoran burung walet.

Ada banyak jenis pupuk organik yang dapat digunakan untuk tanaman. Salah satunya adalah pupuk guano yang berasal dari kotoran kelelawar. Penggunaan pupuk organik atau pupuk alami memiliki banyak manfaat, antara lain tidak memiliki efek samping untuk tanaman dan manusia, serta lebih aman untuk lingkungan karena tidak mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya.

A. Jenis Pupuk Guano

Ada dua jenis pupuk guano, yakni pupuk cair dan pupuk padat. Pupuk guano cair dibuat dengan menambahkan air dan fermentasi. Sementara itu, pupuk guano padat biasanya ada yang sudah jadi yang diperoleh di gua kelelawar dan ada juga yang buatan.

 

 
 
 B. Cara Penggunaan

Adapun cara menggunakan pupuk guano ada 2 macam, diantaranya :

a.    Pupuk guano cair cukup disemprotkan pada mulut daun, formula campurannya 1liter  air dan  3cc POC.

b.    Pupuk guano padat adalah seperti halnya menggunakan pupuk kompos. Gunakan pupuk guano yang sudah jadi dan berikan pada tanaman.

Penggunaan pupuk ini sebaiknya digunakan pada saat menjelang masa panen, pembungaan, dan pembentukan buah.

 

C. Manfaat Pupuk Guano

Pupuk organik yang dihasilkan dari kotoran kelalawar dan sudah mengendap lama di dalam gua dan telah bercampur dengan tanah dan bakteri pengurai. Anda bisa membuatnya di rumah jika lokasi rumah dekat dengan sarang kelalawar. Kandungan alami dari pupuk guano seperti superfosfat. Pupuk guano mengandung nitrogen, fosfor dan potassium yang sangat bagus, selain amonia, asam urat, asam fosfat, asam oksalat, dan asam karbonat, serta garam tanah. Guano memiliki kadar nitrogen yang besar, serta mengandung kadar unsur fosfat tertinggi dan kadar kalium yang besar. Pupuk guano mengandung fosfor dan nitrogen yang tinggi. Ini efektif untuk penyuburan tanah yang kekurangan zat organik. Selain itu, pupuk guano juga mengandung kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur dengan jumlah yang bervariasi. Variasi jumlah kandungan ini bergantung sumber kotoran hewan yang digunakan, jenis makanan yang dimakan hewan, dan penambahan unsur saat proses pembuatan pupuk di pabrik. Keuntungan menggunakan pupuk guano adalah tanah yang kekurangan unsur hara dan zat organik dapat dibuat lebih produktif.

Keuntungan atau manfaat penggunaan pupuk ini adalah dapat meningkatkan produktifitas tanah yang kekurangan unsur hara, sebagai fungisida alami bagi tanaman, mengontrol nematode merugikan di dalam tanah, menguatkan batang dan mengoptimalkan pertumbuhan daun baru, serta dapat dijadikan sebagai aktifator dalam pembuatan pupuk kompos.

 

Referensi :

Anonim. 2021. Mengenal Pupuk Guano: Manfaat dan Cara Menggunakannya. Diakses melalui  www.kompas.com pada tanggal 7 Desember 2023

Anonim. 2021. Mengenal Guano, Pupuk Organik yang Berasal dari Kotoran Burung dan Kelelawar. Diakses melalui www.momsmoney.kontan.co.id pada tanggal 7 Desember 2023.

 

 

  MENGENAL PUPUK ORGANIK CAIR (POC) GUANO Penyusun : Nur Fadhilah Syahrawi, S.Hut   Pupuk organik kini sudah tak asing lagi bagi masya...