Selasa, 26 Juli 2022

INFOGRAFIS DATA KEHUTANAN 

KECAMATAN MANDING KABUPATEN SUMENEP


Berikut disajikan data kehutanan pada kecamatan Manding Kabupaten Sumenep yang merupakan wilayah binaan penyuluh kehutanan (Nur Fadhilah Syahrawi, S.Hut).

 


 Data yang di sajikan meliputi :

1. Data KTH Per -Januari 2022

2. Data PKSM Tahun 2022

3. Data Produk Kehutanan

4. Data Pengusaha Lebah

5. Data Jumlah kepemilikan stup atau Glodokan.

Semoga bermanfaat.

Salam Sehat dan Lestari !!

Kamis, 14 Juli 2022

PERAN HUTAN DALAM DUNIA FARMASI (Part 1) 

Mabrur Rizki Syahrullah

  

 

Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Hutan Indonesia dikenal sebagai mega biodiversity, sebanyak ± 3.000 jenis spesies tumbuhan penghasil bahan berkhasiat obat. Namun hanya + 1.000 jenis tumbuhan yang sudah dimanfaatkan untuk bahan baku obat tradisional dan belum dioptimalkan sepenuhnya untuk meningkatkan nilai ekonomi tumbuhan obat tersebut. Pemanfaatan bahan baku obat tradisional  + 80% langsung dipanen dari hutan, sisanya dari hasil budidaya. Pengembangan budidaya tumbuhan obat dapat menjadi sumber penghasilan masyarakat sekitar hutan serta potensial untuk menghasilkan devisa negara.

Saat ini, sebanyak 90% kebutuhan obat nasional sudah dapat dipenuhi oleh industri farmasi di dalam negeri. Namun + 96% bahan baku obat yang digunakan oleh industri farmasi untuk memproduksi obat masih impor, terutama dari negara Cina dan India. Ketergantungan ini sangat berisiko besar terhadap ketahanan obat nasional. Perlu diupayakan kemandirian Indonesia dalam produksi bahan baku obat untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat. Salah satu upaya untuk pengembangan bahan baku obat dalam negeri adalah melalui pemanfaatan sumber daya hayati Indonesia termasuk hutan tropika Indonesia.

Bahan baku obat baik yang berasal dari tumbuhan obat hutan tropika maupun budidaya tanaman obat (kehutanan dan non kehutanan)  merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu  (HHBK) yang sangat potensial untuk dikembangkan baik dari segi kuantitas, kualitas, maupun kontinuitasnya. HHBK tumbuhan obat memiliki daya tarik bagi peningkatan perekonomian masyarakat karena bersifat padat karya dan dapat memunculkan industri kreatif rakyat terkait bahan baku obat tradisional/produk herbal dan ini beberapa HHBK tumbuhan obat, diantarannya:

1.     Pinus

Daun pinus yang diolah menjadi minyak atsiri (Essensial oil) dapat digunakan untuk aromaterapi. Sebab, daun ini memiliki aroma yang dianggap bisa menenangkan dan menyegarkan pikiran. Inilah alasan mengapa banyak produk pewangi ruangan yang menggunakan aroma daun pinus. Selain itu, menghirup aroma minyak atsiri yang diolah dari daun pinus dipercaya dapat meredakan gejala pilek.

 2.     Kayu Manis

Kayu manis mengandung senyawa kafeat dan sinamat yang berperan untuk menghambat aktivitas enzim glucosidase. Bila aktivitas enzim glukosidase terhambat, efeknya kadar gula darah menurun. Kayu manis bisa jadi pengobatan alternatif untuk para penderita penyakit kencing manis alias diabetes melitus.

3.     Bidara

Daun bidara adalah untuk obat jerawat, membersihkan kulit dari kotoran, dan menjaga kulit dari kerusakan. Bahkan rendaman daun bidara dapat melidungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UV matahari.

 

4.     Kumis Kucing

Kumis kucing pada umumnya dijadikan obat herbal untuk melawan infeksi bakteri, seperti pada luka di kulit atau gusi yang bengkak. Berkat sifat antijamur dan antiradangnya juga, masih ada banyak lagi manfaat kumis kucing lainnya, mulai dari mengobati rematik dan asam urat, penyakit ginjal (terutama batu ginjal), sebagai obat alergi, hingga menghentikan kejang. Daun kumis kucing membantu mengurangi bakteri menempel pada sel-sel di dinding saluran kemih yang dapat menimbulkan infeksi. Namun, manfaat kumis kucing yang utama dan sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian medis adalah sebagai obat infeksi saluran kencing berkat efek diuretiknya.

 

Selain contoh diatas masih banyak juga tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan bagi tubuh Manusia. kita akan ulas tanaman - tanaman yang memiliki manfaat obat lebih lanjut di " Peran Hutan dalam dunia Farmasi (Part 2) " bulan depan.

 

Sumber:

https://hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/manfaat-kumis-kucing/

https://jdih.esdm.go.id/storage/document/uu-41-1999.pdf

http://kph.menlhk.go.id/sinpasdok/pages/lihat_berita/159 

https://media.neliti.com/media/publications/233957-keragaman-jenis-tumbuhan-obat-di-hutan-p-482df4e7.pdf

https://www.orami.co.id/magazine/hutan-pinus-jogja-instagramable

 


 

  MENGENAL PUPUK ORGANIK CAIR (POC) GUANO Penyusun : Nur Fadhilah Syahrawi, S.Hut   Pupuk organik kini sudah tak asing lagi bagi masya...