MANFAAT INTANGIBLE HUTAN BAGI KEHIDUPAN
Disusun Oleh Nur Fadhilah Syahrawi, S.Hut
Didalam hutan dapat ditemui komponen- komponen yang menyusun diantaranya tumbuhan, binatang, serta organisme- organisme lainnya. Hutan alam dan Hutan rakyat memiliki perbedaan dalam unsur pembentuknya, karena hutan alam merupakan hutan yang dibiarkan apa adanya sedangkan hutan rakyat memang sengaja dibuat dan dimiliki oleh masyarakat.
a. Menghasilkan oksigen
Dalam fotosintesis, energi cahaya matahari bereaksi dengan enam molekul karbon dioksida (CO2) dan enam molekul air (H2O) untuk menghasilkan satu molekul glukosa (C6H12O6) dan enam molekul oksigen (O2). Dari hasil tersebut, satu pohon mampu menghasilkan 1.2 kg oksigen per hari.
b. Membersihkan udara
Dalam sebuah penelitian di Amerika, disebutkan bahwa pohon diperkotaan mampu menyelamatkan rata-rata satu kehidupan per tahun di tiap kota karena pohon membersihkan udara dari partikel udara yang kotor. Dengan struktur tajuk dan kerimbunan dedaunan, debu, dan abu dapat menempel pada daun, yang di saat hujan akan tercuci oleh air hujan. Dari berbagai pengamatan yang dirangkum oleh Bianpoen (1977) diketahui bahwa kumpulan pohon yang terdapat di sebidang tanah seluas 300×400 m2 mampu menurunkan konsentrasi debu di udara dari 7.000 partikel/liter menjadi 4.000 partikel/liter.
c. Mengendalikan suhu dan kelembaban
Jika hidup di perkotaan pasti merasakan bagaimana udara kala siang hari. Akan sangat berbanding terbalik apabila tinggal di pedesaan yang rindang dan ditumbuhi berbagai macam pepohonan. Menanam pohon ternyata dapat mengurangi terciptanya udara panas di perkotaan. Inilah salah satu alasan penting untuk menanam pohon di mana pun tempat tinggal kita. Pepohonan mampu membentuk mikroklimat yang sejuk, mengurangi kebisingan, mencegah silaunya sinar matahari, mengurangi bau busuk serta menyekat pemandangan yang kurang layak. Kegiatan metabolisme evapotrenspirasi tumbuhan akan menyebabkan suhu di sekitar tajuk menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat (diadaptasi dari Zoer’aini, 1988; (Adiningsih, 2002).
d. Pengendali erosi, banjir, dan bencana alam
Pohon yang terdapat di hutan daerah dataran tinggi menyimpan sejumlah air yang besar dan akan mengalir menuruni bukit kemudian mengalir di sepanjang sungai. Jika tidak ada pohon, air itu akan mengalir tanpa hambatan karena tidak ada pohon yang turut menyerap air tersebut.
e. Tempat tinggal satwa
Fungsi pohon juga digunakan oleh satwa sebagai tempat tinggal dan makanan mereka. Habitat ini mendukung berbagai kehidupan hewan untuk tetap menjaga populasinya agar tidak terjadi kepunahan.
g. Fungsi Orologis
Fungsi dari hutan selanjutnya dikenal dengan fungsi orologis. Maksud dari fungsi ini adalah hutan berfungsi untuk mencegah terjadinya erosi. Akar dari pohon-pohon di dalam hutan akan membantu menahan bunga tanah agar tidak hanyut dan menyebabkan terjadinya erosi. Selain itu, hutan juga akan membantu menjaga lapisan top soil (lapisan atas tanah). Lapisan tanah bagian inilah yang menentukan kesuburan tanah. Saat hujan, butir-butir air hujan tidak langsung menimpa permukaan tanah. Setelah ditahan oleh tajuk pohon selanjutnya ditahan oleh serasah yang berupa daun dan ranting kering. Dengan demikian tidak mengelupaskan dan memercikkan butir-butir lapisan tanah bagian atas, yang umumnya subur/tanah humus.
h. Fungsi Klimatologis
Tidak hanya memiliki fungsi yang berkaitan dengan air dan tanah, hutan juga memiliki fungsi yang berkaitan dengan udara, yaitu fungsi klimatologis. Maksud dari fungsi klimatologis ini adalah untuk mengatur iklim di atas bumi. Hutan dalam hal ini berfungsi untuk menjaga suhu udara. Jadi hutan akan mengatur suhu bumi agar tidak terlalu panas (tinggi) sehingga penguapan air tanah juga bisa dikurangi. Fungsi klimatologis hutan juga untuk menjaga kelembapan udaranya.
i. Fungsi Estetika
Selanjutnya hutan juga memiliki fungsi estetika. Maksud dari fungsi ini adalah hutan bisa menjadi sumber rekreasi bagi manusia karena keindahannya. Hal ini terbukti dengan banyaknya hutan yang juga dimanfaatkan sebagai destinasi wisata.
i. Fungsi Strategis (Pertahanan)
Fungsi terakhir dari hutan adalah untuk pertahanan ketika terjadi perang. Hutan yang difungsikan untuk pertahanan ini juga sudah diatur oleh kementerian pertahanan dan sifatnya sangat rahasia.
Secara ekologi, fungsi hutan adalah sebagai penyerap air hujan untuk mencegah terjadinya erosi. Hutan mempunyai peranan penting dalam mengatur aliran air ke daerah pertanian dan perkotaan, baik lokal, regional maupun global. Sebagai contoh, 50 % sampai 80 % dari kelembaban yang ada di udara di atas hutan tropik berasal dari hutan melalui proses transpirasi dan respirasi. Jika hutan dirambah presipitasi atau curah hujan yang turun akan berkurang dan suhu udara akan naik (Miller, 1993) dalam karyarido.blospot.
Daftar Pustaka :
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Tanaman
http://karyaarido.blogspot.com/2013/11/pengertianmamfaat-dan-fungsi-hutan.html
https://www.brilio.net/wow/4-pohon-ini-kaya-manfaat-ekonomi-lingkungan-terancam-punah-181129u.html
https://www.seputarpengetahuan.co.id/2020/03/manfaat-tumbuhan-bagi-manusia.html
https://www.geologinesia.com/2019/03/fungsi-hutan.html
https://bibitbunga.com/12-tanaman-sebagai-bahan-parfum-dan-kosmetik/




