Senin, 29 November 2021
SINERGI CABANG DINAS KEHUTANAN WILAYAH SUMENEP BERSAMA PAUD HI EL FATH SUMENEP
Kegiatan Deklarasi “ Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Songennep Parjugha “ dengan tema Permainan tradisional PAUD HI EL FATH . Tiga program yang disandang PAUD ElFath yaitu Sebagai sekolah PSP ( Program Sekolah Penggerak), HI (Holistik Integratif), SRA ( Sekolah Ramah Anak ) di kolaborasikan dengan kegiatan Songennep Parjugha dimana anak-anak kita ajak ikut melestarikan kearifan lokal dengan “Tema permainan Tradisional”. Pada pelaksanaan penandatanganan komitmen Deklarasi Sekolah ramah anak Paud HI Elfath Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 27 November 2021 telah berkerja sama dengan beberapa instansi lintas sektoral dan pihak terkait . Adapun komitmen deklarasi tersebut
ditanda tangani oleh :
1. Lembaga PAUD HI Elfah Sumenep
2. Bunda Paud Kabupaten
3. DinasPendidikan Kabupaten Sumenep
4. Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep
5. Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak – KB Kab. Sumenep
6. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep
7. Bunda PAUD Kecamatan Kota Sumenep
8. Komite PAUD HI Elfath
9. Budayawan Sumenep
Sekolah Ramah Anak dituntut untuk memberikan kenyamanan terhadap anak, baik secara psikis,fisik maupun lingkungan. Untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sejuk dan rindang maka kehadiran Cabang Dinas Kehutanan mutlak dibutuhkan melalui program penghijuan lingkungan sekolah, untuk menumbuhkembangkan upaya pelestarian lingkungan terhadap peserta didik sejak usia dini. Selain penandatangan deklarasi “Sekolah Ramah Anak dan Songennep Parjugha”, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep juga memberikan bantuan bibit Produktif diantaranya bibit Mangga, Klengkeng dan Apukat yang diberikan oleh Kasubag TU CDK wilayah Sumenep RB. ACH. MURTADA,S.Hut.,MP.IPM kepada Direktur PAUD HI Elfath Sumenep serta malakukan penanaman secara simbolis di lingkungan Lembaga PAUD HI Elfath oleh Bunda Paud Kabupaten Sumenep, Cabang Dinas Kehutanan
Wilayah Sumenep dan Direktur PAUD HI El Fath.
Untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang asri dan menanamkan rasa peduli
lingkungan terhadap peserta didik perlu dilakukan secara berkelanjutan yang
dituangkan dalam konsep pembelajaran mulai dari proses pembuatan bibit,
penanaman dan pemeliharaan tanaman, hal ini selaras dengan progam Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dikenal dengan istilah KMDM ( Kecil Menanam
Dewasa Memanen) atau istilah sesepuh orang Madura “ Mon a tani a tana’ “.
report by : Miftahol Arifin, SP (PK Muda)
Langganan:
Komentar (Atom)
MENGENAL PUPUK ORGANIK CAIR (POC) GUANO Penyusun : Nur Fadhilah Syahrawi, S.Hut Pupuk organik kini sudah tak asing lagi bagi masya...
-
KAYU KUDA YANG KAYA MANFAAT Disusun Oleh : Nur Fadhilah Syahrawi, S.Hut Pohon kuda (Lannea coromandelica) adalah sejenis pohon dalam ...
-
Ada yang tau apa itu "sedekah oksigen"? Sesuai namanya, sedekah oksigen artinya menyumbang oksigen dengan cara menanam poh...
-
MENANAM POHON (BUKAN) SOLUSI SEDERHANA Oleh : Zainur, SP Foto : ksltv.com Sejumlah besar artikel menyarankan bahwa penanaman pohon dapat m...